Understanding Concept of Digital Communications and Implementing Online Public Relations Activities
Sunday, October 4, 2009
Mendaftarkan Akun Email ke Aplikasi Google Docs
Monday, July 7, 2008
Komunikasi Mempertahankan Reputasi
Tuesday, July 1, 2008
Komputer Seperti Rumah Kita
Pintu dan jendela digunakan untuk tujuan tertentu dan dijaga agar tetap digunakan sebagaimana mestinya. Sebuah pintu digunakan untuk keluar masuknya awak rumah. Sedangkan jendela biasanya digunakan untuk pengelolaan udara yang keluar dan masuk. Port pada sebuah komputer digunakan untuk keluar masuknya data dan aplikasi.
Thursday, February 21, 2008
Membuat Menu Chatting Pada Blog
Artikel ini membahas mengenai tip dan trik cara membuat menu chatting yang sering disebut sebagai shout box pada sebuah blog. Caranya tidak sulit, hanya butuh memilih penyedia layanan shoutbox gratis di internet lalu melakukan tambahan panel di blog. Asumsi menggunakan layanan blogspot, hal ini tidak memerlukan keahlian pemrograman web, cukup dengan sedikit klik disana dan klik disini, shout box siap dipakai.
Tip pertama, memilih shout box dan melakukan sedikit konfigurasi
- temukan pilihan shout box melalui search engine pilihan, misalnya memilih yellbox
- kemudian buatlah akun pada web yellbox.com
- berikan verifikasi akun baru dengan membuka email
- gunakan otentikasi (username dan password) yang sudah dibuat sebelumnya untuk masuk ke website yellbox.com
- bila telah berada pada yellbox.com, pilih menu mybox untuk melakukan personalifikasi shoutbox. Bila kiranya masih awam, langsung saja klik menu ‘get html’ pada sisi kiri website.
- klik menu Select All, untuk memilih seluruh file html di dalam box
- lalu lakukan operasi menyalin teks (copy)
Tip Kedua, menambahkan panel pada blog
- login dan masuk ke menu ‘layout’ dan sub-menu ‘page elements’
- pilih menu Add a Page Element dan tambahkan panel HTML/Java Script
- pada Title masukkan nama menu yang ditampilkan pada blog
- pada Content, klik dan lakukan perintah menempatkan hasil penyalinan sebelumnya (paste)
- simpan hasil penyalinan dan silahkan tampilkan blognya
Selamat mencoba.
Wednesday, February 6, 2008
Anti-Phishing Pada Akun Yahoo!
Layanan ini dinamai Sign-in Seal yang bisa kita temukan pada halaman pertama web Yahoo! di pojok kanan atas lokasi Sign-in. Kata Sign-in Seal dimaksudkan karena cara pengamanannya menggunakan semacam lapisan namun dibuat dengan piranti lunak.
Sign-in Seal adalah pesan rahasia yang khusus dibuat untuk mengamankan akun Yahoo! dari aksi phishing si tangan jahil. Pengguna diberikan dua pilihan pesan rahasia yaitu dalam bentuk teks atau gambar.
Praktisi PR yang menggunakan akun Yahoo! dan memiliki mobilitas tinggi, sebaiknya menggunakan layanan ini. Selain mudah mengaktifkannya, layanan ini manjur bila dipakai pada area publik dengan teknologi Wi-Fi.
Hindari Terpancing Aksi Phishing
Pelaku phishing ini sengaja memancing korban dengan maksud agar korban mau membagi informasi pribadi melalui pengecohan alamat URL tadi. Setelah korban terkecoh, maka pelaku phishing dapat melakukan berbagai hal yang akan merugikan korban. Beberapa contoh aksi jahat tersebut seperti: menggunakan akun korban, memindahkan tabungan korban dengan cara transfer via internet banking, belanja menggunakan kartu kredit korban, hingga mengunci akun korban, sehingga korban tidak dapat lagi menggunakannya.
Jujur saja, saat pertama kali melihat URL tersebut, saya juga ikut terkecoh. Beruntung hingga saat ini saya belum pernah menggunakan layanan internet banking dari Bank Niaga, karena tidak menutup kemungkinan sayapun akan terpancing karenanya...
Sunday, February 3, 2008
Konsep Komunikasi Baru

Komunikasi secara teoritis menggambarkan delapan variabel yang saling berkaitan, hal ini seperti yang diungkapkan oleh Wilbur Schramm. Delapan variabel itu adalah komunikator, pemberian kode, medium, pesan, pembukaan kode, komunikan, umpan balik dan gangguan.
Pada kehidupan sehari-hari, teori diatas sudah sering menjadi bahan diskusi dan studi kasus, termasuk diantaranya pemberlakuan pada pembelajaran sebuah media.
Penggunaan media baru seperti Internet membutuhkan pembelajaran dengan konsep baru, yaitu konsep OSI. Melalui konsep ini komunikator dan komunikan menggunakan peralatan digital yang secara umum disebut komputer.
Apabila pada teori komunikasi sebelumnya bahasa menjadi bahan pemberian kode, maka pada konsep ini disebut sebagai protokol. Proses pemberian kode dalam konsep ini disebut enkapsulasi, sedangkan proses pembukaan kode disebut de-enkapsulasi.
Medium yang dipakai sebagai saluran pesan dapat beragam, misalnya e-mail, chat, blog, dan sebagainya.
Thursday, January 24, 2008
Etika Online Bagi Penulis Online
Dibawah ini adalah beberapa hal yang patut dipahami dan dicermati bagi setiap insan penulis online. Sehingga diupayakan ada pemahaman yang terpisah antara penulis yang dalam arti yang sebenarnya dengan pencuri gagasan yang populer di dunia maya.
Sebagi penulis online setidak-tidaknya kita sudah memahami tentang adanya "netiket" atau etika online secara umum yang selama ini sering didiskusikan melalui berbagai forum online. Hal ini perlu kita cermati karena semakin banyaknya informasi yang dapat diperoleh oleh seorang pembaca dan pengunjung situs, akan membuat dirinya memilih informasi yang dianggapnya dapat dipercaya. Bukankah kita ingin agar mereka mengunjungi situs kita untuk mengetahui informasi yang telah kita susun dan siarkan? Lalu bagaimana bila ternyata tulisan kita dianggap tidak orisinil dan miskin gagasan baru? Akibatnya pembaca akan mencari sumber informasi lainnya tanpa pernah kembali ke situs kita.
Jangan Mencuri Hasil Karya Orang Lain (Plagiarism)
Sebagai penulis online, hendaknya kita memahami Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Menulis adalah pekerjaan yang tidak gampang. Bagaimana perasaan kita sebagai penulis bila seseorang menyalin mentah-mentah hasil karya tulisan kita dan menyebarkan ke publik sebagai hasil karyanya? Bila hal ini dilakukan, maka sama halnya dengan pencuri!
Bila ingin mendapatkan literatur ataupun referensi dari halaman situs lain, gunakan hyperlink. Hal ini sama dengan bila mengambil referensi di dunia nyata, yaitu selalu mencantumkan saduran maupun referensi dari sumber informasinya. Bila kuatir kehilangan halaman situs yang akan menjadi link, selalu upayakan memberikan informasi tentang penulis dan referensinya.
Keterbukaan
Selalu berniat untuk memberikan informasi tentang cara memperoleh informasi. Juga upayakan membuat alasan atau keterangan tertulis mengenai motivasi kita dalam menuliskan sebuah artikel atau gagasan. Apabila situs atau blog mendapatkan santunan dari sebuah institusi atau organisasi tertentu, alangkah baiknya hal ini disampaikan kepada pembaca. Pembaca berhak tahu tentang hal ini, dan tentunya keterbukaan tersebut membuat kredibilitas penulis online semakin diakui. Jangan sampai ada 'pesan dibalik pesan'.
Tidak Menerima Hadiah Dalam Bentuk Apapun
Penulis online sebaiknya menghindari konflik kepentingan dan keberpihakan. Menolak suatu pemberian berupa hadiah atau uang dari narasumber adalah salah satu caranya. Apabila narasumber memberikan referensi atau literatur untuk memperkuat informasi yang akan dituliskan, sesegera mungkin mengembalikannya kepada narasumber. Bila ternyata pemberiannya sebuah buku, alangkah baiknya buku tersebut didonasikan kepada sekolah atau perpustakaan umum. Apabila kita dibayar oleh sebuah perusahaan untuk menyebarkan informasi melalui sebuah situs, biarkan pembaca mengetahui bahwa kita memang disewa atau dibayar untuk menuliskan informasi tersebut. Lain halnya bila kita menulis tanpa memberikan nama asli (anonymous), paling tidak pembaca mengetahui latar belakang kita sebagai penulis yang membuat mereka dapat menilai kredibilitas kita.
Sampaikan Kebenaran Dengan Data Akurat
Jangan sekali-kali menuliskan sesuatu hanya bermodalkan perkataan dan atau opini orang saja. Sebuah pernyataan belum tentu memiliki kebenaran. Reportase kepada lebih dari satu orang akan menambah akurasi kebenaran informasi yang akan kita sampaikan. Sebaiknya hal tersebut diperkuat lagi dengan menyediakan data tertulis, misalnya bukti e-mail atau SMS dari narasumbernya. Hal ini dilakukan agar dipandang dari aspek hukum dapat dipertanggung jawabkan.
Berlaku Jujur
Kejujuran dalam menuliskan sesuatu adalah satu hal yang penting. Dengan demikian kita selalu menghormati pembaca situs kita. Jangan sampai terjadi pembaca meragukan kredibilitas kita sebagai penulis. Berikan informasi tentang latar belakang kita sebelum mereka menanyakannya.
Adil Terhadap Narasumber
Jangan pernah memperlihatkan kekuatan seorang jurnalis. Sebaiknya hindari niat untuk mengancam maupun menjelek-jelekkan seseorang atau organisasi untuk kepentingan tertentu. Sebaiknya selalu memiliki niat adil Berlaku adil terhadap narasumber lebih baik dibandingkan menerima pemberian hadiah dalam bentuk apapun dari narasumber tersebut.
*Disadur dari :
-Robert Niles pada Online Journalism Wikis
-The Weblog Handbook-Rebecca's pocket