Situs Pariwisata Indonesia Takut Diserbu 'Hacker' Malaysia
Ardhi Suryadhi - detikinet
Peluncuran Situs My-Indonesia.info
Jakarta - Pihak di balik situs pariwisata My-Indonesia.info mengaku khawatir akan ada aksi serangan cyber balasan dari pihak Malaysia terhadap situs tersebut. Kekhawatiran itu mencuat terkait aksi serangan ke situs Heritage.gov.my yang merupakan situs Kementerian Kebudayaan, Kesenian dan Warisan Malaysia. Demikian dikemukakan Dirjen Pemasaran Depbudpar, Thamrin B. Bachri dalam jumpa pers peluncuran situs itu di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (6/12/2007). "Insiden itu, kita lihat dari sisi positif saja, hal itu bisa membuat kami lebih hati-hati," ujar Thamrin. Thamrin mengakui serangan yang dilakukan terhadap situs malaysia itu merupakan reaksi terhadap klaim Malaysia atas beberapa produk kebudayaan yang berasal dari Indonesia. Namun Thamrin tidak terlalu menyetujui kegiatan itu. "Sangat tidak bijaksana jika membalasnya secara emosional seperti itu," tukasnya. Mengenai serangan cyber, Kasubdit Promosi Elektronik Direktorat Sarana Promosi Depbudpar Ratna Suranti berharap hal itu tak akan terjadi. "Kami sudah berusaha, dan kami tidak mau memancing hacker-hacker menyerbu," ujarnya. Pengelolaan aspek teknis dari situs itu dilaksanakan oleh Indo.com. CEO Indo.com Eka Ginting tak mau membeberkan banyak detail teknis situs tersebut. Eka hanya menyebutkan bahwa keempat server yang digunakan itu memakai sistem operasi Linux. Ia juga mengatakan server tersebut menggunakan standar pengamanan untuk mencegah penyerangan. Eka mengaku tak mau terlalu banyak berkomentar agar tidak menimbulkan kesan menantang pihak-pihak di dunia maya.
Sumber : Detik.com/6/12/07
Understanding Concept of Digital Communications and Implementing Online Public Relations Activities
Showing posts with label informasi. Show all posts
Showing posts with label informasi. Show all posts
Wednesday, December 12, 2007
Tuesday, December 11, 2007
Anggaran Rp 10 M, My-Indonesia.info Getol Beriklan
Jakarta - Rancangan anggaran (pagu) 10 miliar yang disiapkan untuk pengembangan situs pariwisata My-Indonesia.info di 2008 sebagian besar bakal tersedot untuk biaya iklan atau promosi.Hal itu diungkapkan Dirjen Pemasaran Depbudpar, Thamrin B. Bachri ketika dihubungi detikINET via telepon genggamnya, Rabu (12/12/2007).Menurutnya, biaya promosi tersebut diperlukan untuk memperluas pangsa pasar pariwisata Indonesia di sejumlah wilayah terutama di dataran Eropa Timur, seperti Rusia. Pasalnya, lanjut Thamrin, turis dari negara ini berpotensi untuk diserap oleh pariwisata kita. "Apalagi didukung dengan adanya penerbangan langsung dari sana ke Indonesia, Jadi kita ingin fokus ke Eropa Timur," tukasnya.Selain itu dari sisi pengembangan fitur, dikatakan Thamrin, My-Indonesia.info juga bakal diperkuat dengan beberapa pilihan bahasa tambahan, termasuk bahasa Rusia yang menjadi pasar bidikan pariwisata Indonesia.Sayangnya, Thamrin tidak bisa menyebutkan presentase yang diambil untuk promosi dari pagu 10 miliar di tahun 2008 ini. Namun ia mencontohkan, biaya promosi yang dihabiskan oleh negara tetangga kompetitor kita yang harus menguras sampai US$ 2 juta atau senilai Rp 18,5 miliar untuk berpromosi di media internet dunia, macam Google dan Yahoo. "Jadi mereka sangat concern untuk promosi ini," ujarnya.Thamrin menandaskan, selain untuk promosi dan penambahan fitur, anggaran 10 miliar tersebut juga bakal digunakan untuk biaya maintenance dan penambahan teknis
Rabu, 12/12/2007 11:33 WIB
Anggaran Rp 10 M, My-Indonesia.info Getol Beriklan
Ardhi Suryadhi - detikinet
Rabu, 12/12/2007 11:33 WIB
Anggaran Rp 10 M, My-Indonesia.info Getol Beriklan
Ardhi Suryadhi - detikinet
Monday, December 10, 2007
Perpustakaan Online Sediakan 1,5 Juta Buku Gratis
Perpustakaan Online Sediakan 1,5 Juta Buku Gratis
Penyediaan literatur gratis yang bebas diakses secara online kembali disemarakkan dengan dirilisnya situs Universitas Library hasil dari The Million Book Project.
Inisiatif yang dipelopori Universitas Carnegie Mellon di AS, Universitas Zhejiang China, Institut Sains India, dan Perpustakaan Alexandria Mesir telah selesai menyalin lebih dari 1,5 juta judul buku dalam format digital dan dipublikasikan online di www.ulib.org.
"Setiap orang yang terhubung ke Internet kini dapat mengakses koleksi buku yang sebanding dengan perpustakaan universitas besar," ujar Raj Reddy, profesor ilmu komputer dan robotika di Universitas Carnegie Mellon yang memelopori proyek ini.
Meski tujuan proyek ini adalah menyediakan akses tak terbatas melalui Internet, sekitar setengahnya masih dilindungi hak cipta. Baru sekitar sepuluh persen buku-buku dengan hak cipta yang telah memperoleh izin untuk dapat dikases cuma-cuma.
Namun, setidaknya minimal setengah dari koleksi buku atau lebih dari 750.000 judul yang disediakan bebas hak cipta sehingga dapat diakses penuh. Sebagian koleksi merupakan buku-buku langka bahkan tak terlacak pengarangnya. .
Sebagian besar proses pemindaian, penyusunan, dan pengategorian telah dilakukan di beberapa lokasi di China dan India. Dana yang telah dihabiskan mencapai 10 juta dollar AS. Proyek yang dimulai tahun 2002 masih akan terus diperluas dan saat ini rata-rata 7.000 buku dipindai setiap hari dengan melibatkan lebih dari 1.000 tenaga kerja di seluruh dunia.
Literatur gratis dengan media Intrenet telah dipelopori Proyek Gutenberg. Yahoo dan Google juga sedang membangun layanan serupa bekerja sama dengan penerbit dan universitas-universitas besar.
Sumber : Kompas Cyber Media
Jum’at, 30 Nov 07
Penyediaan literatur gratis yang bebas diakses secara online kembali disemarakkan dengan dirilisnya situs Universitas Library hasil dari The Million Book Project.
Inisiatif yang dipelopori Universitas Carnegie Mellon di AS, Universitas Zhejiang China, Institut Sains India, dan Perpustakaan Alexandria Mesir telah selesai menyalin lebih dari 1,5 juta judul buku dalam format digital dan dipublikasikan online di www.ulib.org.
"Setiap orang yang terhubung ke Internet kini dapat mengakses koleksi buku yang sebanding dengan perpustakaan universitas besar," ujar Raj Reddy, profesor ilmu komputer dan robotika di Universitas Carnegie Mellon yang memelopori proyek ini.
Meski tujuan proyek ini adalah menyediakan akses tak terbatas melalui Internet, sekitar setengahnya masih dilindungi hak cipta. Baru sekitar sepuluh persen buku-buku dengan hak cipta yang telah memperoleh izin untuk dapat dikases cuma-cuma.
Namun, setidaknya minimal setengah dari koleksi buku atau lebih dari 750.000 judul yang disediakan bebas hak cipta sehingga dapat diakses penuh. Sebagian koleksi merupakan buku-buku langka bahkan tak terlacak pengarangnya. .
Sebagian besar proses pemindaian, penyusunan, dan pengategorian telah dilakukan di beberapa lokasi di China dan India. Dana yang telah dihabiskan mencapai 10 juta dollar AS. Proyek yang dimulai tahun 2002 masih akan terus diperluas dan saat ini rata-rata 7.000 buku dipindai setiap hari dengan melibatkan lebih dari 1.000 tenaga kerja di seluruh dunia.
Literatur gratis dengan media Intrenet telah dipelopori Proyek Gutenberg. Yahoo dan Google juga sedang membangun layanan serupa bekerja sama dengan penerbit dan universitas-universitas besar.
Sumber : Kompas Cyber Media
Jum’at, 30 Nov 07
Tuesday, December 4, 2007
Menyimpan Data -Teknologi DAT Melalui USB yang Terjangkau dan Aman
Banyak di antara kita tidak menyadari pentingnya perlindungan data-data digital yang terdapat dalam komputer yang kita gunakan. Sebagian besar kita menganggap data-data yang ada di dalam komputer akan aman dan tidak mungkin hilang begitu saja.
Ketika terjadi kesalahan mekanik hard disk komputer, sehingga tidak bisa diakses, baru kita menyadari kalau foto-foto digital perjalanan liburan sekeluarga di dalamnya menjadi terlalu penting untuk dibiarkan hilang begitu saja. Kita pun mulai mengumpat, mulai dari merek, sistem operasi, aplikasi, sistem listrik, dan sebagainya.
Penyimpanan data-data digital dalam era semakin cepatnya akses jaringan internet menjadi terlalu penting untuk diabaikan begitu saja.
Selama ini kita berpikir, dengan semakin murahnya hard disk, kita akan aman untuk menambah kapasitas penyimpanan kapan pun diinginkan.
Padahal, setiap teknologi pasti memiliki kelemahan tersendiri. Ancaman keamanan data pun bukan sekadar kegagalan mekanis, melainkan juga di era teknologi komunikasi informasi sekarang ini hal itu bisa berasal dari mana pun, dalam berbagai bentuk, mulai dari virus sampai pencurian data.
Teknologi DAT
Sudah sejak lama Hewlett-Packard (HP), raksasa perusahaan komputer AS, mengembangkan sistem penyimpanan alternatif back-up untuk melindungi data digital yang tersimpan di dalam komputer.
Menggunakan teknologi DAT (digital audio tape) yang dikembangkan berdasarkan format DDS (digital data storage) yang merupakan kerja sama antara HP dan Sony.
Belum lama ini HP memperkenalkan sistem perlindungan data dengan teknologi DAT yang disebut HP StorageWorks DAT 160 USB dalam ukuran yang lebih kecil serta menggunakan medium USB (universal serial bus) yang lebih terjangkau ketimbang menggunakan sistem SCSI (Small Computer Systems Interface) yang selama ini menguasai industri back-up. Perangkat penyimpan tambahan tersebut cocok untuk digunakan pada perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang memiliki dana terbatas untuk membeli sistem penyimpanan yang menggunakan teknologi SCSI yang lebih mahal.
Mampu menyimpan data 160GB pada kaset jenis DAT, StorageWorks DAT 160 USB ini mempunyai kecepatan penyimpanan 50GB per jam dengan asumsi kompresi data yang disimpan dengan rasio 2 berbanding 1. Perangkat penyimpan kaset DAT buatan HP ini dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, mulai dari membuat cadangan pada server sampai pada penyimpanan data individual yang menggunakan komputer notebook.
Penggunaan teknologi DAT pada produk StorageWorks DAT 160 USB ini menjadikan investasi menjadi lebih murah karena tidak perlu menambah antarmuka SCSI yang sebelumnya menjadi standar industri dalam sistem penyimpanan DAT. Kehadiran StorageWorks buatan HP ini setidaknya memberikan perasaan aman, setidaknya kita tahu bahwa data-data digital yang kita miliki ada di salah satu pita kaset DAT. (rlp)
Sumber : www.kompas.co.id
Edisi Cetak 26 novemver 07
Ketika terjadi kesalahan mekanik hard disk komputer, sehingga tidak bisa diakses, baru kita menyadari kalau foto-foto digital perjalanan liburan sekeluarga di dalamnya menjadi terlalu penting untuk dibiarkan hilang begitu saja. Kita pun mulai mengumpat, mulai dari merek, sistem operasi, aplikasi, sistem listrik, dan sebagainya.
Penyimpanan data-data digital dalam era semakin cepatnya akses jaringan internet menjadi terlalu penting untuk diabaikan begitu saja.
Selama ini kita berpikir, dengan semakin murahnya hard disk, kita akan aman untuk menambah kapasitas penyimpanan kapan pun diinginkan.
Padahal, setiap teknologi pasti memiliki kelemahan tersendiri. Ancaman keamanan data pun bukan sekadar kegagalan mekanis, melainkan juga di era teknologi komunikasi informasi sekarang ini hal itu bisa berasal dari mana pun, dalam berbagai bentuk, mulai dari virus sampai pencurian data.
Teknologi DAT
Sudah sejak lama Hewlett-Packard (HP), raksasa perusahaan komputer AS, mengembangkan sistem penyimpanan alternatif back-up untuk melindungi data digital yang tersimpan di dalam komputer.
Menggunakan teknologi DAT (digital audio tape) yang dikembangkan berdasarkan format DDS (digital data storage) yang merupakan kerja sama antara HP dan Sony.
Belum lama ini HP memperkenalkan sistem perlindungan data dengan teknologi DAT yang disebut HP StorageWorks DAT 160 USB dalam ukuran yang lebih kecil serta menggunakan medium USB (universal serial bus) yang lebih terjangkau ketimbang menggunakan sistem SCSI (Small Computer Systems Interface) yang selama ini menguasai industri back-up. Perangkat penyimpan tambahan tersebut cocok untuk digunakan pada perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang memiliki dana terbatas untuk membeli sistem penyimpanan yang menggunakan teknologi SCSI yang lebih mahal.
Mampu menyimpan data 160GB pada kaset jenis DAT, StorageWorks DAT 160 USB ini mempunyai kecepatan penyimpanan 50GB per jam dengan asumsi kompresi data yang disimpan dengan rasio 2 berbanding 1. Perangkat penyimpan kaset DAT buatan HP ini dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, mulai dari membuat cadangan pada server sampai pada penyimpanan data individual yang menggunakan komputer notebook.
Penggunaan teknologi DAT pada produk StorageWorks DAT 160 USB ini menjadikan investasi menjadi lebih murah karena tidak perlu menambah antarmuka SCSI yang sebelumnya menjadi standar industri dalam sistem penyimpanan DAT. Kehadiran StorageWorks buatan HP ini setidaknya memberikan perasaan aman, setidaknya kita tahu bahwa data-data digital yang kita miliki ada di salah satu pita kaset DAT. (rlp)
Sumber : www.kompas.co.id
Edisi Cetak 26 novemver 07
Chatting Lebih Efisien Namun SMS Lebih Efektif
Chatting atau Instant Messaging adalah aplikasi komputer interaktif menggunakan protokol Internet Relay Chat (IRC). Pengguna komputer mengetikkan sebuah pesan dalam format ASCII atau text biasa, lalu dari jarak jauh pengguna komputer lawannya secara interaktif dapat membalasnya atau memberikan respon atas pesan yang dikirimkan. Saat itu, pengguna komputer awam menggunakannya sebagai pengganti telepon biasa atau aplikasi voice konvensional melalui provider telekomunikasi, di Indonesia adalah Telkom via teknologi Public Switched Telephone Network (PSTN).
Apabila dibandingkan dengan aplikasi voice saat ini, chatting lebih efisien, namun chatting bukan tandingan aplikasi voice konvensional lagi dengan kehadiran teknologi IP telephony dengan konsep Voice over Internet Protocol (VoIP). VoIP lebih efisien dibandingkan dengan penggunaan telepon biasa melalui PSTN. Belakangan aplikasi berbasis konsep VoIP ini sudah dikemas di dalam aplikasi chatting.
Bila dibandingkan dengan aplikasi Short Message Services (SMS), Instant Messaging lebih efisien. Efisiensi Instant Messaging bisa dibuktikan dengan perhitungan matematis menggunakan pemahaman perhitungan biner. Apabila kita bandingkan, SMS memiliki panjang maksimum sebanyak 160 karakter sedangkan Instant Messaging bisa mencapai 14000 karakter! Asumsi perhitungan ini dengan biaya SMS termahal (Rp.350,-/SMS) dan dengan biaya akses internet menggunakan GPRS yang termahal (Rp.25,-/Kb).
Sebagai informasi, 1 karakter sama dengan 1 byte, maka untuk pemakaian Instant Messaging Rp.25,-/Kb dapat memperoleh sebanyak 1000 karakter. Apabila kita menghabiskan uang sebesar Rp.350,- untuk Instant Messaging, maka kita dapat menggunakan pesan tertulis sebanyak (Rp.350/Rp.25)*1.000 karakter, yaitu 14.000 karakter! Bandingkan dengan SMS yang hanya 160 karakter. Asumsi perhitungan ini melalui penyedia telepon seluler (cellular provider) tanpa memasukkan biaya layanan Instant Messaging perbulan.
Namun sayangnya, aplikasi Instant Messaging masih terbatas antar pengguna telepon seluler dalam satu cellular provider saja, hal ini belum bisa dilakukan untuk lintas cellular provider. Sebaliknya aplikasi interaktif berbasis teks yang lebih efektif adalah SMS. Aplikasi ini sudah valid dan dapat digunakan untuk lintas cellular provider. Maka tingkat efisiensi-nya harus dibandingkan dengan penggunaan voice pada telepon genggam.
Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh telah menjanjikan tarif komunikasi melalui telepon selular akan diturunkan secara drastis pada tahun tahun mendatang. Namun tingkat penurunanya tidak diungkapkan secara rinci. Nuh mengatakan bahwa "penurunan tersebut juga harus bisa menyenangkan semua pihak. Yang artinya, kalaupun tarif harus turun secara signifikan, tapi bagaimana industri ini juga bisa tetap sustainable," seperti dikutip dari detikINET.
Apabila dibandingkan antara aplikasi komunikasi yang satu dengan yang lainnya saat ini, maka aplikasi voice menggunakan teknologi seluler tersebut dapat menjadi pilihan yang lebih efisien dan efektif mengingat pemahaman pemakaian teknologi telepon genggam/seluler yang semakin merata. Ditambah lagi teknologi yang sedang populer saat menggunakan teknologi pita lebar berkecepatan tinggi atau populer dengan nama broadband access 3.5G. Karena sangat dimungkinkan peserta komunikasi dapat secara langsung bertatap muka satu sama lainnya.
Apabila dibandingkan dengan aplikasi voice saat ini, chatting lebih efisien, namun chatting bukan tandingan aplikasi voice konvensional lagi dengan kehadiran teknologi IP telephony dengan konsep Voice over Internet Protocol (VoIP). VoIP lebih efisien dibandingkan dengan penggunaan telepon biasa melalui PSTN. Belakangan aplikasi berbasis konsep VoIP ini sudah dikemas di dalam aplikasi chatting.
Bila dibandingkan dengan aplikasi Short Message Services (SMS), Instant Messaging lebih efisien. Efisiensi Instant Messaging bisa dibuktikan dengan perhitungan matematis menggunakan pemahaman perhitungan biner. Apabila kita bandingkan, SMS memiliki panjang maksimum sebanyak 160 karakter sedangkan Instant Messaging bisa mencapai 14000 karakter! Asumsi perhitungan ini dengan biaya SMS termahal (Rp.350,-/SMS) dan dengan biaya akses internet menggunakan GPRS yang termahal (Rp.25,-/Kb).
Sebagai informasi, 1 karakter sama dengan 1 byte, maka untuk pemakaian Instant Messaging Rp.25,-/Kb dapat memperoleh sebanyak 1000 karakter. Apabila kita menghabiskan uang sebesar Rp.350,- untuk Instant Messaging, maka kita dapat menggunakan pesan tertulis sebanyak (Rp.350/Rp.25)*1.000 karakter, yaitu 14.000 karakter! Bandingkan dengan SMS yang hanya 160 karakter. Asumsi perhitungan ini melalui penyedia telepon seluler (cellular provider) tanpa memasukkan biaya layanan Instant Messaging perbulan.
Namun sayangnya, aplikasi Instant Messaging masih terbatas antar pengguna telepon seluler dalam satu cellular provider saja, hal ini belum bisa dilakukan untuk lintas cellular provider. Sebaliknya aplikasi interaktif berbasis teks yang lebih efektif adalah SMS. Aplikasi ini sudah valid dan dapat digunakan untuk lintas cellular provider. Maka tingkat efisiensi-nya harus dibandingkan dengan penggunaan voice pada telepon genggam.
Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh telah menjanjikan tarif komunikasi melalui telepon selular akan diturunkan secara drastis pada tahun tahun mendatang. Namun tingkat penurunanya tidak diungkapkan secara rinci. Nuh mengatakan bahwa "penurunan tersebut juga harus bisa menyenangkan semua pihak. Yang artinya, kalaupun tarif harus turun secara signifikan, tapi bagaimana industri ini juga bisa tetap sustainable," seperti dikutip dari detikINET.
Apabila dibandingkan antara aplikasi komunikasi yang satu dengan yang lainnya saat ini, maka aplikasi voice menggunakan teknologi seluler tersebut dapat menjadi pilihan yang lebih efisien dan efektif mengingat pemahaman pemakaian teknologi telepon genggam/seluler yang semakin merata. Ditambah lagi teknologi yang sedang populer saat menggunakan teknologi pita lebar berkecepatan tinggi atau populer dengan nama broadband access 3.5G. Karena sangat dimungkinkan peserta komunikasi dapat secara langsung bertatap muka satu sama lainnya.
Hingga Saat Ini SMS Masih Populer
SMS atau Short Messages Services masih dipakai sebagai aplikasi komunikasi terpopuler di masyarakat. Maraknya pemakaian SMS dengan meningkatnya ragam telepon genggam membuat komunikasi terbaru ini dipakai oleh semua lapisan masyarakat. Pada akhirnya kalangan bisnis memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan komunikasi atas produk dan jasa melalui medium SMS ini.
Perusahaan yang paling sering menggunakan medium ini adalah penyedia jasa layanan seluler itu sendiri, seperti XL, Indosat, Telkomsel, Esia, Telkom, Fren, Three, dan lain-lain. Malahan cara-cara sindikasi dipakai oleh perusahaan lain untuk memasarkan produk dan jasanya. Sebutkan saja AFI di Indosiar yang pernah populer dengan "kirimkan SMS dengan menuliskan nama penyanyi spasi nomor pilihannya, lalu dikirimkan ke nomor ..."
Begitu juga Berbagai stasiun televisi swasta seperti ANTV, TransTV, SCTV, RCTI memiliki berbagai kuis yang menginginkan feedback pemirsanya melalui SMS. Contoh lain adalah AA Gym yang pernah menggunakan medium tersebut untuk dakwah-nya, Twenty One Cineplex juga ikut memanfaatkan layanan pesan tiket nonton film di bioskop dengan menggunakan medium ini, Taxi Blue Bird juga ikut memanfaatkan SMS sebagai alternatif layanan kepada pelanggan untuk pemesanan taxi. Malahan mentalis terkemuka di Indonesia, Deddy Corbuzier juga memanfaatkan SMS ini untuk meramal pribadi seseorang.
Melalui perangkat telepon genggam yang dimiliki sebagian besar masyarakat perkotaan, kalangan bisnis akhirnya tinggal memilih pangsa pasar yang dikonsentrasikan dan memutuskan untuk melakukan komunikasi bisnisnya.
Perusahaan yang paling sering menggunakan medium ini adalah penyedia jasa layanan seluler itu sendiri, seperti XL, Indosat, Telkomsel, Esia, Telkom, Fren, Three, dan lain-lain. Malahan cara-cara sindikasi dipakai oleh perusahaan lain untuk memasarkan produk dan jasanya. Sebutkan saja AFI di Indosiar yang pernah populer dengan "kirimkan SMS dengan menuliskan nama penyanyi spasi nomor pilihannya, lalu dikirimkan ke nomor ..."
Begitu juga Berbagai stasiun televisi swasta seperti ANTV, TransTV, SCTV, RCTI memiliki berbagai kuis yang menginginkan feedback pemirsanya melalui SMS. Contoh lain adalah AA Gym yang pernah menggunakan medium tersebut untuk dakwah-nya, Twenty One Cineplex juga ikut memanfaatkan layanan pesan tiket nonton film di bioskop dengan menggunakan medium ini, Taxi Blue Bird juga ikut memanfaatkan SMS sebagai alternatif layanan kepada pelanggan untuk pemesanan taxi. Malahan mentalis terkemuka di Indonesia, Deddy Corbuzier juga memanfaatkan SMS ini untuk meramal pribadi seseorang.
Melalui perangkat telepon genggam yang dimiliki sebagian besar masyarakat perkotaan, kalangan bisnis akhirnya tinggal memilih pangsa pasar yang dikonsentrasikan dan memutuskan untuk melakukan komunikasi bisnisnya.
Komunikasi Persuasif Yang Tidak Dibenarkan
Resiko keamanan di dunia maya masih marak dengan munculnya Trojan Horse yang berhasil menyusup ke komputer pengguna Internet. Disinyalir oleh Perusahaan keamanan dunia maya Sophos, Trojan horse bernama "Pushdo" yang disebarkan dengan iming-iming gambar bugil Angelina Jolie atau Britney Spears adalah malware (program jahat) yang paling tinggi prosentase penyerangannya*.
Istilah Trojan Horse muncul dikarenakan program aplikasi pengendali komputer jarak jauh ini digunakan untuk tujuan yang negatif. Istilah negatif lainnya adalah "Spyware" atau program pengintip. Hal ini disebutlan demikian karena program jahat seperti ini sifatnya sebagai pengintip komputer lain dari jarak jauh.
Nama program yang menggunakan istilah positif adalah Remote Software. Sebagai contoh, Microsoft membuat progam "Remote Desktop" dan "Remote Assistance" yang ditempatkan pada sistem operasi Windows XP dan Windows Server 2003. Atau contoh lainnya yaitu "PC Anywhere", program komputer ini dibuat dengan tujuan agar komputer atau server yang lokasinya relatif jauh dapat dikendalikan dengan mudah layaknya menggunakan komputer di depan mata.
Jenis malware atau program jahat memiliki jenis yang beragam dan dengan teknis penggunaan yang berbeda-beda. Trojan horse tidak dapat dikategorikan sebagai Virus komputer. Umumnya virus selalu merusak komputer korban, sedangkan Trojan Horse belum tentu merusak komputer korban. Trojan Horse bernama Pushdo yang sedang populer saat ini adalah salah satu contoh program jahat yang belum tentu merusak komputer korban. Hal ini dinyatakan demikian karena sifatnya sebagai pengendali jarak jauh. Tergantung siapa yang mengendalikan program jahat tersebut. Hal ini malahan akan lebih parah lagi, karena kemungkinan besar tidak hanya merusak komputer, namun yang lebih dikuatirkan adalah hacker jahat mengambil data yang ada di dalam komputer secara tidak terlihat atau tanpa meninggalkan jejak. Sehingga pada saat program tersebut dijalankan dari jarak jauh, tanpa disadari komputer kita telah dimata-matai.
Hal ini dikarenakan pengguna komputer rata-rata belum menyadari etika menggunakan komputer yang baik dan benar. Dan atas alasan tersebut, hacker yang jahat (black hat hacker) dapat menggunakan kesempatannya untuk mengganggu aktifitas seseorang di dunia maya.
Artikel ini difokuskan pada cara hacker jahat tersebut mencapai keberhasilannya. Layaknya Pushdo sebagai Trojan Horse, program komputer ini masuk ke komputer korban dengan menggunakan cara "social engineering" atau dengan kata lain adalah cara "persuasif yang negatif". Pengguna Social Engineering umumnya adalah hacker yang memiliki komunikasi persuasif yang sangat diandalkan. Jangan kaget bila kenal atau bertemu dengan ahli komputer namun juga sarat dengan kreatifitas dan keahlian dibidang seni. Contohnya seni bahasa atau sastra. Ditambahkan dengan kemampuan analisa sosial maka lengkap sudah, keberhasilan hacker untuk masuk ke sebuah sistem komputer dapat diandalkan.
Social engineering akan menjadi cara yang efektif dan cara terakhir bagi hacker jahat untuk melaksanakan aksinya. Pertama kali hacker jahat hanya melakukan pemantauan dengan program jahat pemantau yang sifatnya melakukan pemindaian jarak dekat. Umumnya hal ini dilakukan di jaringan LAN. Apabila niat jahat tersebut berhasil dilakukan maka hacker jahat akan meneruskan dengan penyerangan kepada komputer korban. Namun bila hal tersebut tidak berhasil, maka Social Engineering adalah pilihan hacker jahat yang terakhir. Social Engineering dapat dilakukan, contoh hasilnya adalah munculnya Trojan Horse Pushdo di komputer korban.
Dalam teori komunikasi hacker jahat sebagai sender atau komunikator, berhasil melakukan komunikasi persuasif kepada pengguna komputer yang awam. Keberhasilannya dibuktikan dengan tertariknya korban dengan iming-iming program lain atau dokumen yang ditawarkannya. Pushdo menawarkan gambar seorang aktris terkenal Angelina Jolie dan Britney Spears tanpa busana kepada sang korban, alhasil dokumen gambar ini (jpg, gif, tiff, bmp, scr) menjadi menarik. Hal ini berhasil karena hacker jahat berpikir bahwa gambar tersebut akan mendorong niat sang korban untuk membukanya. Saat dokumen gambar tersebut dibuka, maka saat itu juga komputer korban sudah dapat dikendalikan dari jarak jauh. Komunikasi persuasif yang dilakukan oleh hacker jahat akhirnya berhasil dilaksanakan.
Bila cara-cara teknis secara sistem seperti pengiriman Trojan Horse ini belum berhasil, langkah terakhir bagi hacker jahat adalah melakukan "Face-to-Face Social Engineering". Hacker jahat akan menemui korban secara langsung dengan berbagai cara, mungkin ekstrimnya aksi seperti di film "Mission Impossible" dapat dilakukan seperti menyamar menjadi seseorang yang dipercaya sang korban. Dengan cara tersebut, informasi penting apapun akan diperoleh dengan cepat.
Social Engineering adalah sebuah kreatifitas komunikasi yang dikaitkan dengan hal-hal teknis tentang pengelolaan sistem komputer. Hal ini akan dikatakan negatif bila seseorang sebagai komunikator yang memiliki kepentingan tertentu terhadap komunikan menggunakannya untuk tujuan yang negatif. Dalam dunia bisnis alasan yang menguatkan niat buruk tersebut adalah persaingan. Jadi ada baiknya sebagai pengguna komputer selalu memahami etika komunikasi dan etika penggunaan komputer. Tehnik antisipatif dirasakan sangat penting dilakukan daripada langkah kuratif. Misalnya selalu waspada terhadap email yang masuk di inbox kita. Perhatikan pengirim dan attachment email. Jangan pernah yakin bahwa sistem komputer di lingkungan Anda aman. Kewaspadaan tinggi lebih diperlukan daripada kecurigaan terhadap pemilik sistem (System Administrator). Lebih baik lagi memperkaya diri dengan cara mencari dan membaca wacana keamanan tentang jaringan komputer. Literatur mengenai keamanan di jaringan komputer sangat banyak, silahkan Anda peroleh baik di Internet, perpustakaan maupun di toko buku terdekat.
*)sumber: detikINET dan Softpedia
Istilah Trojan Horse muncul dikarenakan program aplikasi pengendali komputer jarak jauh ini digunakan untuk tujuan yang negatif. Istilah negatif lainnya adalah "Spyware" atau program pengintip. Hal ini disebutlan demikian karena program jahat seperti ini sifatnya sebagai pengintip komputer lain dari jarak jauh.
Nama program yang menggunakan istilah positif adalah Remote Software. Sebagai contoh, Microsoft membuat progam "Remote Desktop" dan "Remote Assistance" yang ditempatkan pada sistem operasi Windows XP dan Windows Server 2003. Atau contoh lainnya yaitu "PC Anywhere", program komputer ini dibuat dengan tujuan agar komputer atau server yang lokasinya relatif jauh dapat dikendalikan dengan mudah layaknya menggunakan komputer di depan mata.
Jenis malware atau program jahat memiliki jenis yang beragam dan dengan teknis penggunaan yang berbeda-beda. Trojan horse tidak dapat dikategorikan sebagai Virus komputer. Umumnya virus selalu merusak komputer korban, sedangkan Trojan Horse belum tentu merusak komputer korban. Trojan Horse bernama Pushdo yang sedang populer saat ini adalah salah satu contoh program jahat yang belum tentu merusak komputer korban. Hal ini dinyatakan demikian karena sifatnya sebagai pengendali jarak jauh. Tergantung siapa yang mengendalikan program jahat tersebut. Hal ini malahan akan lebih parah lagi, karena kemungkinan besar tidak hanya merusak komputer, namun yang lebih dikuatirkan adalah hacker jahat mengambil data yang ada di dalam komputer secara tidak terlihat atau tanpa meninggalkan jejak. Sehingga pada saat program tersebut dijalankan dari jarak jauh, tanpa disadari komputer kita telah dimata-matai.
Hal ini dikarenakan pengguna komputer rata-rata belum menyadari etika menggunakan komputer yang baik dan benar. Dan atas alasan tersebut, hacker yang jahat (black hat hacker) dapat menggunakan kesempatannya untuk mengganggu aktifitas seseorang di dunia maya.
Artikel ini difokuskan pada cara hacker jahat tersebut mencapai keberhasilannya. Layaknya Pushdo sebagai Trojan Horse, program komputer ini masuk ke komputer korban dengan menggunakan cara "social engineering" atau dengan kata lain adalah cara "persuasif yang negatif". Pengguna Social Engineering umumnya adalah hacker yang memiliki komunikasi persuasif yang sangat diandalkan. Jangan kaget bila kenal atau bertemu dengan ahli komputer namun juga sarat dengan kreatifitas dan keahlian dibidang seni. Contohnya seni bahasa atau sastra. Ditambahkan dengan kemampuan analisa sosial maka lengkap sudah, keberhasilan hacker untuk masuk ke sebuah sistem komputer dapat diandalkan.
Social engineering akan menjadi cara yang efektif dan cara terakhir bagi hacker jahat untuk melaksanakan aksinya. Pertama kali hacker jahat hanya melakukan pemantauan dengan program jahat pemantau yang sifatnya melakukan pemindaian jarak dekat. Umumnya hal ini dilakukan di jaringan LAN. Apabila niat jahat tersebut berhasil dilakukan maka hacker jahat akan meneruskan dengan penyerangan kepada komputer korban. Namun bila hal tersebut tidak berhasil, maka Social Engineering adalah pilihan hacker jahat yang terakhir. Social Engineering dapat dilakukan, contoh hasilnya adalah munculnya Trojan Horse Pushdo di komputer korban.
Dalam teori komunikasi hacker jahat sebagai sender atau komunikator, berhasil melakukan komunikasi persuasif kepada pengguna komputer yang awam. Keberhasilannya dibuktikan dengan tertariknya korban dengan iming-iming program lain atau dokumen yang ditawarkannya. Pushdo menawarkan gambar seorang aktris terkenal Angelina Jolie dan Britney Spears tanpa busana kepada sang korban, alhasil dokumen gambar ini (jpg, gif, tiff, bmp, scr) menjadi menarik. Hal ini berhasil karena hacker jahat berpikir bahwa gambar tersebut akan mendorong niat sang korban untuk membukanya. Saat dokumen gambar tersebut dibuka, maka saat itu juga komputer korban sudah dapat dikendalikan dari jarak jauh. Komunikasi persuasif yang dilakukan oleh hacker jahat akhirnya berhasil dilaksanakan.
Bila cara-cara teknis secara sistem seperti pengiriman Trojan Horse ini belum berhasil, langkah terakhir bagi hacker jahat adalah melakukan "Face-to-Face Social Engineering". Hacker jahat akan menemui korban secara langsung dengan berbagai cara, mungkin ekstrimnya aksi seperti di film "Mission Impossible" dapat dilakukan seperti menyamar menjadi seseorang yang dipercaya sang korban. Dengan cara tersebut, informasi penting apapun akan diperoleh dengan cepat.
Social Engineering adalah sebuah kreatifitas komunikasi yang dikaitkan dengan hal-hal teknis tentang pengelolaan sistem komputer. Hal ini akan dikatakan negatif bila seseorang sebagai komunikator yang memiliki kepentingan tertentu terhadap komunikan menggunakannya untuk tujuan yang negatif. Dalam dunia bisnis alasan yang menguatkan niat buruk tersebut adalah persaingan. Jadi ada baiknya sebagai pengguna komputer selalu memahami etika komunikasi dan etika penggunaan komputer. Tehnik antisipatif dirasakan sangat penting dilakukan daripada langkah kuratif. Misalnya selalu waspada terhadap email yang masuk di inbox kita. Perhatikan pengirim dan attachment email. Jangan pernah yakin bahwa sistem komputer di lingkungan Anda aman. Kewaspadaan tinggi lebih diperlukan daripada kecurigaan terhadap pemilik sistem (System Administrator). Lebih baik lagi memperkaya diri dengan cara mencari dan membaca wacana keamanan tentang jaringan komputer. Literatur mengenai keamanan di jaringan komputer sangat banyak, silahkan Anda peroleh baik di Internet, perpustakaan maupun di toko buku terdekat.
*)sumber: detikINET dan Softpedia
'Laptop 100 dollar AS’ Diproduksi Massal
Setelah lima tahun sejak konsepnya diusulkan, laptop seharga 100 dollar AS akhirnya mulai diproduksi massal. Para pemasok hardware telah memulai memproduksi komponen-komponen yang dibutuhkan untuk menyediakan jutaan komputer murah untuk anak-anak di negara-negara berkembang.
Gelombang pertama produksi laptop ’sejuta umat’ itu diperkirakan akan didistribusikan pertama kali pada Oktober 2007. Laptop tersebut tidak akan tersedia di toko eceran sebab seluruhnya dijual melalui skema pemesanan dalam jumlah besar oleh negara yang membutuhkan.
Sebelumnya program OLPC (One Laptop Per Child) yang dipelopori Profesor Negroponte dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT) dikatakan baru bisa dimulai jika pesanan mencapai 3 juta unit. Namun, dengan dimulainta produksi massal pertama ini pihak OLPC tidak bersedia mengungkap berapa jumlah pesanan dan negara-negara mana saja yang telah memesannya secara resmi.
XO didesain mudah dibawa ke mana-mana dengan ukuran layar yang kecil dan menggunakan memori flash 1 gigabyte, tanpa hardisk, sehingga ringan. Laptop ini juga dibuat tahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim seperti gurun di Libia atau pegunungan di Peru dengan pembungkus yang tahan air.
Karena akan didistribusikan ke pelosok pedesaan, laptop tersebut juga dibuat hemat penggunaan listrik. Penggunanya dapat mengisi ulang baterainya dengan memutar generator mini yang terpasang di sampingnya menggunakan engkol tangan, generator mini yang diinjak, atau sel surya. Selain itu, gambar di layarnya tetap mudah terlihat meski di bawah pancaran sinar Matahari.
"Kami membuatnya bukan untuk kebutuhan pegawai kantor namun sesuai kebutuhan anak-anak yang butuh belajar, bereksplorasi, dan bermain," ujar Profesor Walter Bender,kepala pengembang software OLPC. Tampilan fisiknya memang disesuaikan dengan gaya anak-anak dengan warna hijau dan putih. Sedangkan untuk software-nya masih disempurnakan.
Laptop yang diberi nama mesin XO akan diproduksi Quanta di Taiwan yang merupakan pabrik laptop terbesar di dunia. Perangkat yang didesain untuk mendukung pendidikan anak-anak di pelosok pedesaan ini tersusun dari sekitar 800 komponen, antara lain prosesor berdaya rendah yang disediakan AMD.
Dengan skema pemesanan massal, harga setiap unitnya diharapkan hanya 100 dollar AS. Meski demikian, harganya saat ini masih 175 dollar AS, masing-masing 75 dollar AS untuk motherboard, 30 dollar AS untuk sistem mekaniknya, 60 dollar AS untuk layar, baterai, kamera, dan wifi, 10 dollar AS untuk komponen lainnya, dan 1 dolllar AS untuk administrasi.
Gelombang pertama produksi laptop ’sejuta umat’ itu diperkirakan akan didistribusikan pertama kali pada Oktober 2007. Laptop tersebut tidak akan tersedia di toko eceran sebab seluruhnya dijual melalui skema pemesanan dalam jumlah besar oleh negara yang membutuhkan.
Sebelumnya program OLPC (One Laptop Per Child) yang dipelopori Profesor Negroponte dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT) dikatakan baru bisa dimulai jika pesanan mencapai 3 juta unit. Namun, dengan dimulainta produksi massal pertama ini pihak OLPC tidak bersedia mengungkap berapa jumlah pesanan dan negara-negara mana saja yang telah memesannya secara resmi.
XO didesain mudah dibawa ke mana-mana dengan ukuran layar yang kecil dan menggunakan memori flash 1 gigabyte, tanpa hardisk, sehingga ringan. Laptop ini juga dibuat tahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim seperti gurun di Libia atau pegunungan di Peru dengan pembungkus yang tahan air.
Karena akan didistribusikan ke pelosok pedesaan, laptop tersebut juga dibuat hemat penggunaan listrik. Penggunanya dapat mengisi ulang baterainya dengan memutar generator mini yang terpasang di sampingnya menggunakan engkol tangan, generator mini yang diinjak, atau sel surya. Selain itu, gambar di layarnya tetap mudah terlihat meski di bawah pancaran sinar Matahari.
"Kami membuatnya bukan untuk kebutuhan pegawai kantor namun sesuai kebutuhan anak-anak yang butuh belajar, bereksplorasi, dan bermain," ujar Profesor Walter Bender,kepala pengembang software OLPC. Tampilan fisiknya memang disesuaikan dengan gaya anak-anak dengan warna hijau dan putih. Sedangkan untuk software-nya masih disempurnakan.
Laptop yang diberi nama mesin XO akan diproduksi Quanta di Taiwan yang merupakan pabrik laptop terbesar di dunia. Perangkat yang didesain untuk mendukung pendidikan anak-anak di pelosok pedesaan ini tersusun dari sekitar 800 komponen, antara lain prosesor berdaya rendah yang disediakan AMD.
Dengan skema pemesanan massal, harga setiap unitnya diharapkan hanya 100 dollar AS. Meski demikian, harganya saat ini masih 175 dollar AS, masing-masing 75 dollar AS untuk motherboard, 30 dollar AS untuk sistem mekaniknya, 60 dollar AS untuk layar, baterai, kamera, dan wifi, 10 dollar AS untuk komponen lainnya, dan 1 dolllar AS untuk administrasi.
Subscribe to:
Posts (Atom)