Showing posts with label References. Show all posts
Showing posts with label References. Show all posts

Thursday, September 25, 2008

Komunikasi Kepada Publik Eksternal

Hubungan dengan publik diluar perusahaan merupakan keharusan yang mutlak. Karena perusahaan tidak mungkin berdiri sendiri tanpa bekerja sama dengan perusahaan yang lain. Karena itu perusahaan harus menciptakan hubungan yang harmonis dengan publik-publik khususnya dan masyarakat umumnya.
Salah satunya dengan melakukan komunikasi dengan publik eksternal secara informatif dan persuasif. Informasi yang disampaikan hendaknya jujur, teliti dan sempurna berdasarkan fakta yang sebenarnya. Secara persuasif, komunikasi dapat dilakukan atas dasar membangkitkan perhatian komunikan (publik) sehingga timbul rasa tertarik.
Masalah yang perlu dipecahkan dalam kegiatan public relations eksternal meliputi bagaimana memperluas pasar bagi produksinya, memperkenalkan produksinya kepada masyarakat, mendapatkan penghargaan dan penerimaan dari publik maupun masyarakat, memelihara hubungan baik dengan pemerintah, mengetahui sikap dan pendapat publik terhadap perusahaan, memelihara hubungan baik dengan pers dan para opinion leader, memelihara hubungan baik dengan publik dan para pemasok yang berhubungan dengan operasional perusahaan dan mencapai rasa simpatik dan kepercayaan dari publik dalam masyarakat.
Tindakan-tindakan yang harus dilakukan external public relations seperti :
Menganalisa dan menilai sikap dan opini publik yang menanggapi kebijaksanaan pimpinan perusahaan dalam menggerakkan pegawainya dan menerapkan metodenya
Mengadakan koreksi dan saran kepada pimpinan perusahaan, terutama kegiatan yang mendapat sorotan atau kritikan publik
Mempersiapkan bahan-bahan penerangan dan penjelasan yang jujur dan objektif agar publik tetap memperoleh kejelasan tentang segala aktivitas dan perkembangan perusahaan
Ikut membantu pimpinan dalam hal menyusun atau memperbaiki formasi staf ke arah yang efektif
Mengadakan penyelidikan atau penelitian tentang kebutuhan, kepentingan dan selera publik akan barang-barang yang dihasilkan perusahaan.

Monday, July 21, 2008

Online Customer Relation Management

CRM atau Customer Relation Management dikenal sebagai “front office” perusahaan. Aplikasi CRM ini berperan dalam interaksi dengan pelanggan. CRM Operasional mencakup proses otomatisasi yang terintegrasi dari keseluruhan proses bisnis, seperti otomatisasi pemasaran, penjualan, dan pelayanan.

Salah satu penerapan CRM yang termasuk dalam kategori operasional CRM adalah dalam bentuk aplikasi web. Melalui web, suatu perusahaan dapat memberikan pelayanan kepada pelanggan. Beberapa contoh pelayanan yang diberikan melalui web, diantaranya (Greenberg 2002 dalam Turban et al. 2004):
  1. Menyediakan pencarian produk. Pelanggan sering kali mengalami kesulitan dalam mencari produk yang mereka inginkan, karena itu diperlukan fasilitas search.
  2. Menyediakan produk atau pelayanan gratis, sesuatu yang dapat menarik pelanggan untuk mengunjungi web adalah tersedianya produk atau pelayanan gratis.
  3. Menyediakan pelayanan atau informasi tentang penggunaan produk.
  4. Menyediakan pemesanan on line.
  5. Menyediakan fasilitas informasi status pemesanan.


    Published By :
    Cahya 200752096

Tuesday, July 1, 2008

Komputer Seperti Rumah Kita

Komputer yang kita gunakan ternyata dapat disamakan dengan sebuah rumah yang kita huni selama ini. Rumah memiliki satu atau lebih pintu serta satu atau lebih jendela, demikian juga komputer. Komputer memiliki port yang berfungsi seperti layaknya pintu dan jendela. Perlu diingat bahwa port yang dimaksud disini adalah port non-fisik. Port ini tidak dapat dilihat secara kasat mata. Port ini sifatnya logika semata.

Pintu dan jendela digunakan untuk tujuan tertentu dan dijaga agar tetap digunakan sebagaimana mestinya. Sebuah pintu digunakan untuk keluar masuknya awak rumah. Sedangkan jendela biasanya digunakan untuk pengelolaan udara yang keluar dan masuk. Port pada sebuah komputer digunakan untuk keluar masuknya data dan aplikasi.

Tuesday, June 3, 2008

Gatekeeper

Somebody within a media organization who decides what will and will not be included in messages, news and/or programs.

Thursday, January 24, 2008

Etika Online Bagi Penulis Online

Penjabaran tentang etika online tidak lepas dari pemahaman kita terhadap etika di dunia nyata, seperti etika profesi, etika jurnalistik dan etika kehumasan atau public relations.

Dibawah ini adalah beberapa hal yang patut dipahami dan dicermati bagi setiap insan penulis online. Sehingga diupayakan ada pemahaman yang terpisah antara penulis yang dalam arti yang sebenarnya dengan pencuri gagasan yang populer di dunia maya.
Sebagi penulis online setidak-tidaknya kita sudah memahami tentang adanya "netiket" atau etika online secara umum yang selama ini sering didiskusikan melalui berbagai forum online. Hal ini perlu kita cermati karena semakin banyaknya informasi yang dapat diperoleh oleh seorang pembaca dan pengunjung situs, akan membuat dirinya memilih informasi yang dianggapnya dapat dipercaya. Bukankah kita ingin agar mereka mengunjungi situs kita untuk mengetahui informasi yang telah kita susun dan siarkan? Lalu bagaimana bila ternyata tulisan kita dianggap tidak orisinil dan miskin gagasan baru? Akibatnya pembaca akan mencari sumber informasi lainnya tanpa pernah kembali ke situs kita.

Jangan Mencuri Hasil Karya Orang Lain (Plagiarism)
Sebagai penulis online, hendaknya kita memahami Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Menulis adalah pekerjaan yang tidak gampang. Bagaimana perasaan kita sebagai penulis bila seseorang menyalin mentah-mentah hasil karya tulisan kita dan menyebarkan ke publik sebagai hasil karyanya? Bila hal ini dilakukan, maka sama halnya dengan pencuri!
Bila ingin mendapatkan literatur ataupun referensi dari halaman situs lain, gunakan hyperlink. Hal ini sama dengan bila mengambil referensi di dunia nyata, yaitu selalu mencantumkan saduran maupun referensi dari sumber informasinya. Bila kuatir kehilangan halaman situs yang akan menjadi link, selalu upayakan memberikan informasi tentang penulis dan referensinya.

Keterbukaan
Selalu berniat untuk memberikan informasi tentang cara memperoleh informasi. Juga upayakan membuat alasan atau keterangan tertulis mengenai motivasi kita dalam menuliskan sebuah artikel atau gagasan. Apabila situs atau blog mendapatkan santunan dari sebuah institusi atau organisasi tertentu, alangkah baiknya hal ini disampaikan kepada pembaca. Pembaca berhak tahu tentang hal ini, dan tentunya keterbukaan tersebut membuat kredibilitas penulis online semakin diakui. Jangan sampai ada 'pesan dibalik pesan'.

Tidak Menerima Hadiah Dalam Bentuk Apapun
Penulis online sebaiknya menghindari konflik kepentingan dan keberpihakan. Menolak suatu pemberian berupa hadiah atau uang dari narasumber adalah salah satu caranya. Apabila narasumber memberikan referensi atau literatur untuk memperkuat informasi yang akan dituliskan, sesegera mungkin mengembalikannya kepada narasumber. Bila ternyata pemberiannya sebuah buku, alangkah baiknya buku tersebut didonasikan kepada sekolah atau perpustakaan umum. Apabila kita dibayar oleh sebuah perusahaan untuk menyebarkan informasi melalui sebuah situs, biarkan pembaca mengetahui bahwa kita memang disewa atau dibayar untuk menuliskan informasi tersebut. Lain halnya bila kita menulis tanpa memberikan nama asli (anonymous), paling tidak pembaca mengetahui latar belakang kita sebagai penulis yang membuat mereka dapat menilai kredibilitas kita.

Sampaikan Kebenaran Dengan Data Akurat
Jangan sekali-kali menuliskan sesuatu hanya bermodalkan perkataan dan atau opini orang saja. Sebuah pernyataan belum tentu memiliki kebenaran. Reportase kepada lebih dari satu orang akan menambah akurasi kebenaran informasi yang akan kita sampaikan. Sebaiknya hal tersebut diperkuat lagi dengan menyediakan data tertulis, misalnya bukti e-mail atau SMS dari narasumbernya. Hal ini dilakukan agar dipandang dari aspek hukum dapat dipertanggung jawabkan.

Berlaku Jujur
Kejujuran dalam menuliskan sesuatu adalah satu hal yang penting. Dengan demikian kita selalu menghormati pembaca situs kita. Jangan sampai terjadi pembaca meragukan kredibilitas kita sebagai penulis. Berikan informasi tentang latar belakang kita sebelum mereka menanyakannya.

Adil Terhadap Narasumber
Jangan pernah memperlihatkan kekuatan seorang jurnalis. Sebaiknya hindari niat untuk mengancam maupun menjelek-jelekkan seseorang atau organisasi untuk kepentingan tertentu. Sebaiknya selalu memiliki niat adil Berlaku adil terhadap narasumber lebih baik dibandingkan menerima pemberian hadiah dalam bentuk apapun dari narasumber tersebut.


*Disadur dari :
-Robert Niles pada Online Journalism Wikis
-The Weblog Handbook-Rebecca's pocket

Chit Chat