Friday, June 6, 2008

Jangan Sekadar Nge-Blog

Ada beberapa kalangan yang sedang hot-hotnya menulis di media online, contohnya menulis pada blog. Hal ini patut diambil sisi positifnya. Yaitu melatih dan memotivasi seseorang untuk berani mengungkapkan sebuah ide, gagasan, ataupun sekedar curhat. Hal yang tidak terasa terjadi adalah kemampuan menulis yang semakin lama semakin baik. Hal ini juga dirasakan oleh blogger-blogger baru. Cobalah simak penuturan Iyo di blog perspektif.net.
Bagi praktisi Public Relations (PR), blog harus memiliki nilai lebih. Tidak sekadar ajang rumpi dan curhat apalagi narsistis, selain bertujuan membangun komunitas, pesan yang disampaikan mengarah kepada strategi PR itu sendiri. Pesan persuasif yang disampaikan harus bersandar pada etika PR secara umum.

Bagi mahasiswa yang mempelajari Online PR, kiat-kiat serta usaha menggunakan Search Engine, membuat blog atau menggunakan aplikasi seperti Google Docs adalah sarana gratis yang dapat dimanfaatkan secara cuma-cuma. Di kemudian hari, apabila sebuah citra organisasi dan citra praktisi PR di dunia maya dianggap penting, maka seyogyanya memiliki alamat domain yang representatif. Organisasi yang belum menganggap pentingnya media online, dapat dibantu dengan pembuatan website secara cuma-cuma. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian organisasi terhadap reputasi manajemen di dunia maya.

Jangan sekadar nge-Blog. mulai saat ini upayakan membuat tulisan pada media online sesuai kriteria yang diinginkan namun bermanfaat bagi khalayak yang telah kita segmentasikan sebelumnya. Sebagai gambaran umum silahkan mengunjungi dan menyimak para pemenang blogger 2007 pada side bar blog ini. Apabila masih belum memuaskan silahkan googling khusus pencarian blog, lalu masukkan kata kunci yang mengarah kepada kriteria yang diinginkan.

Selamat nge-Blog!

2 comments:

john_2b3k said...

Seberapa jauh sih seseorang bisa membuat media online untuk dirinya? Terkadang dengan blog yang mereka punya, seseorang dengan bebas mengekspresikan dirinya di dunia maya daripada di dunia nyata. Mungkin saja karena mereka lebih nyaman. Tentang usulan, membuat suatu ide atau gagasan sebelum kita membuat blog alias jangan ngasal, saya sangat setuju sekali. Karena ada banyak pihak yang menjadikan ini sebagai ajang narsistik, lain halnya kalo mereka adalah artis yang ingin dikenal oleh masyarakat. Tetapi yang saya bingung, saya mempunyai blog mengenai setiap perjalanan traveling yang saya miliki. Nah, apakah itu dapat dikonotasikan sebagai ajang curhat? Karena ini termasuk dalam komunitas traveling kan.

Monica said...

Pada masa sekarang ini, hampir seluruh kalangan menggunakan media online dalam berinteraksi. Sebagai contoh pada saat saya berlibur ke Bali, saya melihat salah satu penjaga toko sedang ber-chatting ria di komputernya. Bisa dikatakan, jaman sekarang adalah jaman teknologi. Dan hobi yang sedang marak2nya dibicarakan adalah menulis blog, dimana mulai dari selebritis, politisi, bahkan anak sekolah pun seperti Iyo sudah berpartisipasi dalam menulis blog.

Aktivitasnya semacam ini perlu kit a hargai dan mengapa tidak apabila seorang PR juga menulis blog sebagai kredibilitas dirinya dan perusahaan. Sebagaimana keahlian yang dimiliki oleh seorang PR adalah menulis. Tidak hanya itu, seorang PR juga harus dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk hal yang positif pula.

Thanks,
Monica C
200552226

Chit Chat